Lebaran 1436 Hijriah merupakan
kesempatan terbaikku dalam menjalani kehidupan… saya menanggalkan segala
kemewahan untuk bekerja di sini, PT Karana Line. Setiap hal yang terjadi dalam
diri saya menjadikan kemenangan tersendiri. Selama mata hati terbuka kepada
Tuhannya dia tidak akan tersesat. Andainya sadar arti Hamba dan Tuhan,
aktivitas di sini menjadi ibadah saja. Tuhan merupakan penentu dan hamba hanya
menginginkan. Biarkanlah Tuhan menjalankan diri kita. Episode – episode
kehidupan akan berarti.
Kenyaman sejati tercipta dengan
mengertinya hidup itu ada yang menentukan. Tiada sekehendak hati saja.
Sedangkan kebahagiaan, memang kita sendiri yang ciptakan. Buatlah hidup ini
indah. Bermuara kepada Illahi Rabbi. Kepada Tuhanku kirim doa. Percaya doa akan
dikabulkan. Ada waktu yang tidak kita duga ketika Tuhan menjawab doa kita. “Oh
ini merupakan doaku. Tuhan menjawab doaku selama ini.” Yeah itu yang saya
alami. Berdoa memang berulang kali. Tiada sekali. Beristighfar pun
banyak-banyak.
Kadang harapan terkabul cepat
atau lambat. Semua memang usaha kita. Tapi semua juga karena adanya campur
tangan Tuhan. Di waktu penantian kita perlu mengisi kebaikan. Proses yang baik.
Berfikirlah yang baik karena kita menginginkan yang baik. Seketika musibah
menghampiri kita, itu merupakan ujian berapa lama kita bias bersabar. Tuhan
menjadikan manusia untuk menghamba pada-NYa saja. Tuhan tiada menguji makhluk
melewati batas.
Ketika pagi hari tiba bekerjalah
seakan hidup selamanya. Jangan pernah mengeluh atau sebisanya kurangilah untuk
mengeluh. Jangan merasa rendah dengan kerjaan kita (asal selagi kita berusaha
yang baik). Lakukan kerjaan kita sebagai ibadah. Niatkan ibadah, difahami betul
ketika awal mencari kerja. Kerja melalui tahapan kantor. Mengikuti agenda
kantor sebagai karyawan baru, dsb. Indah sebagai balasan bagi hati yang
menjawab alam.
Menjawab alam itu hal yang mudah,
contohnya adalah memakai apa yang kita miliki. Tidak perlu meminjam ketika
tidak ada halangan. Untuk mengatasi pola hidup yang berkecukupan contohnya gaya
hidup.
Gaya hidup yang tiada seimbang
dengan pendapatan kita akan memunculkan suasana yang tidak relefan. Memunculkan
ketegangan sosial. Ha ha
Sekian.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar